Wisata Floating Market

Assalamu’alaikum & salam sejahtera sobat…

Berbicara mengenai kota Bandung, Jawa Barat memang nggak pernah ada habisnya. Selain dikenal sebagai kota kreatif, Bandung juga dikenal sebagai kota wisata. Sebagai mantan warga Bandung saya mengiyakan hal itu, Bandung memang kerap dijadikan sebagai kota tujuan destinasi wisata. Setiap akhir pekan banyak sekali wisatawan yang melancong ke Bandung dan nggak heran kalau tiap weekend kota Bandung selalu dipenuhi oleh para pelancong. Dan mungkin saya termasuk bagian dari para pelancong tersebut karena saat ini saya sudah bukan warga Bandung lagi, maka kalau ke Bandung saya sama dengan wisatawan, haha..

Di Bandung memang banyak destinasi wisata yang bisa dikunjungi seperti Mall / Plaza dan Factory Outlet buat yang mau wisata belanja, ada juga wisata alam dan wisata edukasi tentunya. Nah, kalau kamu agak bosan ngeliat mall lagi mall lagi dan kamu memang lagi mau banget cari suasana yang berbeda seperti suasana alam gitu, kamu bisa mengunjungi Floating Market atau bahasa Indonesianya Pasar Terapung yang letaknya ada di Lembang, Bandung.

Wisata Floating Market Bandung
Floating Market Bandung,. www.shambustory.com

Lho kok bisa nyasar ke sana sih? Tau dari mana dan gimana ceritanya sih?

Jadi begini ceritanya…

Ini sebetulnya cerita sudah lama banget, tapi saya rasa masih belum kadaluarsa lah untuk diceritakan, hahaha..

Waktu libur tanggal 25 Desember 2014, saya sekeluarga di undang Om saya yang lagi sunatan / nyunatin anaknya yang tinggal di Lembang, Bandung. Kami sekeluarga akhirnya bertolak ke sana dengan niatan yang sebenarnya hanya untuk silaturhami ke saudara aja bukan utamanya untuk jalan-jalan. Berhubung acaranya cuma acara keluarga aja bukan acara besar, jadi acaranya   hanya silaturahmi keluarga aja dan memang nggak menyita waktu banget sehingga saya punya banyak space waktu untuk dimanfaatkan.

Waktu kosong kalau nggak dimanfaatkan kan sayang tuh, saya sekeluarga memutuskan untuk berjalan-jalan di sekitaran Bandung waktu tanggal 26 Desembernya karena kami memang menginap di Lembang. Berhubung pada hari itu sepertinya nggak memungkinkan banget kalau mau bepergian jauh ke arah Bandung Kota karena pada waktu itu memang Bandung lagi dipadati banyak wisatawan dari luar kota yang membuat semua lokasi di Kota Bandung dipenuhi kendaraan sampai – sampai macet parah deh dan macetnya sendiri sudah sampai Lembang (karena lembang sendiri memang merupakan salah satu destinasi wisata juga), akhirnya kita memilih muter – muter di Lembang aja deh daripada kejebak macet di Kota dan malahan jadi nggak asyik.

Dikasih tahu sama saudara kalau ada obyek wisata Pasar Apung yang katanya tempatnya masih baru dan bagus yang kebetulan letaknya nggak begitu jauh dari tempat saya menginap. Saya sama Papa & Mama langsung bergerak ke sana. Kebetulan dareah Lembang ini udah nggak asing bagi saya sekeluarga, karena dulu Mama saya sempat berkantor di daerah sini dan saya sendiri juga sudah sempat blusukan di daerah sini jadi nggak begitu asing lagi lah sama Lembang.

Lembang sendiri letaknya ada di utara kota Bandung dan sekarang Lembang masuk dalam Kabupaten Bandung Barat. Lembang juga dikelilingi pegunungan dan perbukitan, salah satunya adalah gunung Tangkuban Perahu yang merupakan salah satu gunung api yang masih aktif di Indonesia dan dijadikan obyek wisata ini. Jadi kalau kita ke Lembang kita masih bisa merasakan hawa yang dingin dan juga air yang dingin yang kadang kalau kita nggak biasa dengan air yang dingin kadang membuat kita jadi malas mandi karena dingin banget, hahaha 😀

Walau saya udah nggak penasaran lagi sama Lembang, tapi nggak dengan obyek wisata yang satu ini, karena saya memang belum pernah sama sekali mengunjunginya. Tahun 2011 saya terakhir ke Lembang, obyek wisata ini belum ada, jadi memang Floating Market ini memang belum lama berdiri. Dan dulunya Pasar Apung ini adalah Situ Umar yang katanya biasa dipakai untuk mancing. Letaknya sendiri berada di Jl. Grand Hotel No. 33 E, Bandung Barat.

Mampir baca tulisan saya juga yuk tentang Tips & Rute Perjalanan Floating Market.

Pada waktu saya sampai di sana sekitar jam 9 pagi. Jam segitu bisa dibilang masih agak pagi karena waktu sampai disana juga masih agak sepi dan akses menuju ke sana juga belum terlalu padat. Masih sepi karena mungkin tempatnya baru mulai buka. Dengan membayar tiket masuk seharga Rp.15.000,- per orang dan kalau nggak salah Rp.10.000,- untuk biaya masuk /parkir untuk yang menggunakan mobil, kita sudah bisa menikmati obyek wisata Pasar Terapung ini. Dengan membayar uang sejumlah tadi, ketika kita memasuki area pintu utama kita bakalan disuguhi oleh welcome drink yang bisa kita kita pilih sendiri, ada teh, kopi dan susu. Saya pikir sih paling harga tiket masuknya saat ini belum mengalami kenaikan, masih menggunakan tarif masuk waktu saya ke sana.

Dua kali ke Bandung, dua kali pula saya ke Floating Market. Jadi kunjungan ke dua saya ke Floating Market nggak begitu lama setelah bulan Desember tepatnya sih sehabis awal tahun / tahun baru 2015 saat masih suasan liburan panjang. Sohib karib yang juga teman kuliah saya yang jago ilustrasi dan gambar si masbero “Al Ihssan” ngajakin saya untuk jalan – jalan ke Bandung ketika saya lagi main ke rumahnya saat tahun baru kemarin. Berhubung waktu ke Bandung ini nginapnya di rumah Om saya lagi yang di Lembang, sayang banget kalau nggak ngajakin teman saya ini ke pasar apung ini.

Kenapa dinamakan Floating Market  atau Pasar Terapung sih? Saya pikir awalnya pasar apung ini seperti yang ada di Kalimantan dimana para pedagang menjajakan barang dangannya di atas perahu dan pembelinya bisa langsung berbelanja di atas kapal tersebut juga. Eh, tapi apa yang saya bayangkan tentang pasar apung yang disini nggak sama persis seperti yang di Kalimantan. Ternyata kalau konsep terapung di tempat ini bukan kita pengunjung yang mesti membeli sesuatu yang ada disini dengan terjun langsung menaiki / menuju perahu yang dimiliki penjual, melainkan hanya pedagangnya saja yang menjajakan barang dagangannya di atas kapal / perahu sedangkan para pembelinya bisa melakukan transaksi / jual beli di area pinggiran /  depan perahu dan tidak mesti menaiki perahunya.

Ya, kira – kira begini lah wujud nyatanya dari pasar apung ini, semua pedagang menjajakan barang dagangan di atas perahu:

Wisata Floating Market Bandung
Menjajakan makanan di Floating Market

Kalau di Kalimantan sana mungkin kebanyakan yang dijual itu sayuran mentah, beda sama di obyek wisata pasar apung ini, yang dijual itu hanya makanan yang siap dimasak bukan sayur mentah, jadi kalau ke sini mau nyari / beli sayuran mentah salah banget dan memang bukan tempatnya, silahkan saja pergi ke Pasar Lembang yang letaknya nggak jauh dari sini.

Selain pasar apung yang menjadi daya tarik, obyek wisata ini juga menyuguhkan suasana dan juga pemandangan / pesona alam yang sangat memanjakan mata dan hati kita yang mungkin hal seperti nggak akan didapat di kota besar seperti Jakarta.

Suasana indah yang membuat hati setiap pengunjungnya nyaman inilah yang dijual oleh obyek wisata ini dan menjadi nilai plus serta menjadi daya tarik utama dari tempat ini sehingga membuat pengunjung betah berlama – lama di tempat ini.

Belum cukup puas dengan pasar terapung dan pemandangan yang kiranya bisa memberikan terapi dan relaksasi untuk diri yang mungkin sedang penat. Pengunjung disini juga bisa mencoba beberapa wahana yang tersedia, seperti bisa menaiki kano dan wahana menarik lainnya.

Untuk dapat menaiki wahana disini kita mesti membeli tiket terusan di loket yang tersedia dengan menukarkan uang yang kita punya dengan koin berlogo Floating Market (sama dengan kita membeli koin tersebut) dengan harga setiap item yang berbeda – beda. Termasuk juga dalam membeli makanan, kita pun perlu membeli koin terlebih dahulu. Jadi dalam menaiki wahana ataupun membeli makanan kita nggak bisa melakukan pembayaran secara cash dan pembayaran hanya dapat dilakukan di loket penukaran koin yang sudah disediakan.

Apa lagi yaa di Floating Market, hmmmm.. #mikir.. Daripada kebanyakan mikir mendingan kita lihat sisi lain dari Floating Market aja, yuk kita cusss…

Yay, menurut saya tempat ini sangat all in one banget, kita mau lihat sawah ada, mau lihat rumah antik dan nyeni ada,  mau santai sambil main wahana air bisa, mau memanjakan putra putrinya dengan wahana untuk anak-anak juga bisa, mau makan dan kulineran dengan suasana alam juga bisa dan buat yang mau ke factory outlet nggak perlu khawatir dan nggak perlu jauh – jauh ke Bandung Kota karena di area Floating Market ini juga ada FO-nya, letaknya ada di area parkir dekat pintu masuk. Tempat wisata lumayan ini serba bisa dan serba ada deh selama tempat ini menyediakan apa yang kamu cari, lengkap deh pokoknya, wkwkwk 😛

Well, tempat wisata Floating Market ini menurut saya menjadi tempat yang sangat direkomendasikan banget untuk destinasi wisata kalau kamu / kalian / Anda sedang berkunjung dan berwisata ke Bandung karena dengan harga yang relatif masih terjangkau kamu sudah bisa menikmati suasana / view yang indah dan menarik yang mungkin jarang kamu dapatkan di tempat kamu tinggal. Sampai-sampai waktu saya sedang nulis postingan / tulisan ini, tiba – tiba saya jadi kangen ingin mengunjungi Floating Market lagi karena memang suasana seperti itu belum saya dapatkan di tempat tinggal saya di Depok, hehehe 🙂

Untuk yang masih penasaran dan ingin cari informasi terlebih dahulu mengenai Pasar Terapung ini, kamu bisa kunjungi website resminya Floating Market di www.floating-market-bandung.com

Bagaimana, tertarik untuk berwisata dan mengunjungi tempat wisata yang Subhanallah lumayan keren ini? Kalau kamu mau ngajakin saya berwisata ke Floating Market sekaligus mensponsori saya untuk ke sana, saya dengan senang hati nggak akan menolaknya kok, hahahaha.  Saya siap juga kok jalan bareng sama kamu buat jadi tour guide dadakan dan gadungan di perjalanan wisata kamu, iya kamu, iya kamu yang jauh disana, hihihihi 🙂

Ok, tiba saatnya saya untuk undur diri dari postingan / tulisan wisata kali ini, semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa menjadi referensi untuk tujuan / destinasi wisata kamu ya khususnya yang ada di Kota Bandung. Salam pariwisata dan travelling yaa, terimakasih 😀

PS:

Seluruh foto dalam tulisan / postingan ini difoto dengan menggunakan smartphone ASUS Zenfone 5. Dilarang menggunakan foto tanpa seizin pemilik blog shambustory.com.

Rizqi shambu

Muhammad Rizqi also know as "shambu." Graphic designer, photographer, video editor, creativepreneur & blogger / writer since 2011, based in Depok, West Java, Indonesia.

14 comments to “Wisata Floating Market”

You can leave a reply or Trackback this post.
  1. VISUALIZER! (@whizisme) - 16 March 2015 Reply

    ini tempat wisata yang ngehits banget nih…AKu di Lembang dulu waktu di Ciater , udah lama banget gak kesana…fotonya keren Mbu

    • rizqishambu - 17 March 2015 Reply

      Iya mas Ciater juga lumayan huwow tuh soalnya bisa nyemplung dan bermandi ria di air belerang.. Makasih sudah berkunjung ya mas Whiz, sukses selalu untuk whizisme.com nya mas 🙂

  2. Rachmat Amienullah - 17 March 2015 Reply

    wah keren…coba klo dikota ku ada wisata kayak gini ya

    • rizqishambu - 18 March 2015 Reply

      Bakalan keren kalau wisata begini ada di kotanya mas, nanti bisa-bisa jadi pesaingnya floating market nih, haha.. Makasih sudah berkunjung yaa 🙂

  3. ihssan - 18 March 2015 Reply

    Haha mantep jadi juga lu nulis..rute ny dong sekalian

    • rizqishambu - 18 March 2015 Reply

      Iyaa di jadiin aja walaupun mungkin hampir jadi tulisan yang kadaluarsa nih berooo, hahaha… Nanti lah gw sharing soal rute di tulisan yang berikutnya, wkkwkw 😀

  4. rahmiaziza - 18 March 2015 Reply

    Waah seru pasti kalo ngajak anak2 kemari yak. Jadi kalo kita mau beli sesuatu di pasar terapung tinggal panggil trus penjualnya yang akan menepi yak?

    • rizqishambu - 19 March 2015 Reply

      Iya mbak, kurang lebihnya ini wisata edukasi yang menyenangkan untuk anak2 😀

      Kita nggak perlu panggil lagi si penjual makanannya karena penjual makanannya emang berjualan di atas perahu dan merapat di tepian dermaga & penjualnya pun nggak akan beranjak kemana-mana, jadi cukup kita memesan makanan di tepian dermaga aja mbak..

      Makasih sudah berkunjung yaa mbak, sukses terus untuk nulis konten travellingnya 🙂

  5. hanif - 21 March 2015 Reply

    Berarti pakai kanonya itu ya buat belanja di floating marketnya? 😀 menarik ya, idenya menarik, seperti pasar tumpah tapi diatas air.

    • rizqishambu - 21 March 2015 Reply

      Kalau kanonya itu justru buat disewakan mas, jadi kalau belanja kita gak perlu untuk naik kano atau perahu cukup melalui dermaga aja.. Konsep tempat wisatanya memang menarik 🙂

      Makasih sudah Mas Hanif 😀

  6. Pipit Widya - 26 March 2015 Reply

    Belum pernah ke sini, Mas.
    Btw fotonya keren2.

    Oia blogger depok kayaknya udah lama ga aktif, maklum sy baru di dunia ini.
    Klo blogger depok aktif, sy dihubungi ya 🙂

    • rizqishambu - 30 March 2015 Reply

      Tempat wisata yang lumayan rekomended deh mbak, gak nyesel kalau ke sini deh, hahaha…

      Saya belum pernah nih ikutan kopdar blogger Depok dan kayaknya memang udah lama vakum juga yaa jarang ada kegiatan, hmmm…

      Makasih ya sudah berkunjung mbak 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published.