Tulisan Sebelum Menulis Yang Sebenarnya

Assalamu’alaikum dan selamat malam..

Begitu cuaca menjelang Maghrib tadi  agak terlihat mendung, itulah visualisasi yang diperlihatkan alam di Depok, namun apadaya visualisasi hanyalah visual semata tetapi pada kenyataanya hujan yang dinanti pun tak kunjung turun, ternyata kuasa Allah SWT belum lah berkehendak untuk menurunkan hujan di bumi Indonesia khususnya di Depok.

Malam ini seperti biasa saya melepas kepenatan dengan menyaksikan layar kaca dan mengganti chanel TV yang kiranya menarik untuk dinikmati, hingga pada akhirnya saya dipertemukan kembali dengan program Indonesia Lawyer Club tvOne yang tayang setiap Selasa malam yang pada akhirnya menjatuhkan hati saya untuk menonton program yang menurut saya sarat akan manfaat karena kebetulan topi atau tema yang dibahas sedang menarik.

Ya, saya adalah salah satu penggemar acara yang dibawakan oleh Bapak Karni Ilyas ini,  jika memang tema yang dibahas sedang bagus maka tak jarang saya pun berusaha menyempatkan diri untuk menonton acara ini.

Disela-sela sedang asyik mendengarkan paparan atau penjelasan dari para pembicara yang mengisi acara ILC ini, tetiba saya  teringat tentang lomba menulis / lomba blog yang diselerenggarakan oleh WWF Indonesia tentang #BeliYangBaik (detil lombanya bisa dilihat disini).

Ketika saya teringat dengan lomba ini saya segera kasih tahu teman saya jikalau ada lomba menulis siapa tahu berminat juga untuk ikutan tapi ternyata ia enggak begitu berminat ikut lomba ini katanya gaya tulisannya kurang sesuai sama lombanya dan saya lebih cocok pembawaan gaya tulisannya, hahaha

Saya sebenarnya sudah tahu lama tentang lomba menulis ini tapi berhubung saya belum ada waktu untuk mencari referensi yang berkaitan dengan lomba dan juga belum ada waktu pula menulis untuk kepentigan lomba ini, maka waktu yang ada saya ulur-ulur hingga sekarang ini saya bertekad dan berkeinginan untuk mulai menulis untuk ini.

Seketika setelah saya keingetan dengan hal ini dan akan mulai menulis, saya langsung beranjak dari depan TV dan segera pindah ke meja kerja yang ada di dalam kamar untuk konsentrasi dalam mencari ide dan membaca berbagai referensi untuk karya tulis ini.

Terduduk di hadapan meja kerja bukan berarti saya ujuk-ujuk bisa mengahsilkan minimal draft tulisan awal untuk keperluan perlombaan ini, tapi yang ada tetiba saya dihadapkan pada situasi yang bernama “kebuntuan”. Dimana malam ini saya belum mendapat ide awal dan saya mengalami kebuntuan atau otak saya buntu untuk memulai menulis ini.

Di tengah kebuntuan yang ada saya sempatkan untuk menuliskan yang sebenarnya enggak terlalu penting untuk dibahas, sebab utamanya, sebenarnya dan aslinya saya ingin langsung menulis tulisan untuk keperluan lomba.

Tapi apadaya jiwa dan raga ini tak sanggup untuk dipaksakan untuk dapat meramu sebuah ide yang tertuang dalam sebuah tulisan dalam waktu yang relatif singkat, dan jujur sebenarnya saya sendiri masih belum begitu mendalami materi yang akan saya tuliskan ini sehingga saya mesti banyak membaca referensi artikel maupun tulisan yang berkaitan dengan tema yang dilombakan ini.

Kusebut ini sebuah pemanasan sebelum saya melangkah kepada sesuatu yang sesungguhnya yaitu merangkai aksara demi turut berpartisipasi dalam lomba menulis #BeliYangBaik.

Semoga, entah malam ini atau besok sebelum tanggal 31 Oktober yang menjadi deadline batas akhir pengumpulan karya tulis ini saya dapat turut menyumbangkan pemikiran saya yang tertuang dalam sebuah tulisan sebagai sebuah bentuk dukungan saya tentang kampanye #BeliYangBaik

Untuk kamu pengunjung blog ini sekalian yang ingin turut berpartisipasi juga dalam lomba menulis ini, masih bisa turut bergabung, masih ada waktu sampai 31 Oktober untuk kamu bisa ikut menyumbangkan pemikiran lewat tulisan.

Info lebih lanjut tentang lomba ini kunjungi link ini: http://www.wwf.or.id/ruang_pers/calendar_event/event_news/?42443/Lomba-Menulis-BeliYangBaik–Sustainable-Palm-Oil-Gaya-Hidup-Konsumen-Bijak

Terimakasih dan mohon maaf kalau enggak penting 🙂

Salam..

P.S

Wah, sebenarnya saya agak pesimis awalnya bisa enggak ya nulis minimal 500 kata untuk lomba ini, eh tapi enggak taunya untuk atau di tulisan enggak penting yang saya tulis ini saya berhasil menulis lebih dari 500 kata, Alhamdulillah. Mohon do’a dan dukungannya ya kawan agar saya benar-benar bisa menyumbangkan buah pemikiran saya melalui lomba ini 🙂

Rizqi shambu

Muhammad Rizqi also know as "shambu." Graphic designer, photographer, video editor, creativepreneur & blogger / writer since 2011, based in Depok, West Java, Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.