Lama Tak Bersua

Assalamu’alaikum.. Selamat malam, selamat malam minggu dan selamat berakhir pekan..

Ya, malam minggu seperti ini enaknya kita untuk bersantai dan sekaligus kita bergembira ria dengan kita bisa melakukan berbagai cara, seperti berjalan – jalan, nongkrong, main game atau hal lain yang menurut kita menarik untuk dilakukan di akhir pekan. Asyik ya bisa melepas kepenatan di akhir pekan..

Dan saya memilih melewati akhir pekan saya di kampus karena masih ada mata kuliah dan juga tak lupa saya sempatkan untuk menulis / meng-update blog di malam minggu ini karena jujur saja saya sudah lama jarang menulis sehingga saya juga lama tidak bersua dengan pembaca dan pengunjung blog ini. Kalau dipikir – pikir sebenarnya ide untuk menulis itu terkadang muncul namun karena berbagai faktor yang muncul belakangan ini seperti modem speedy saya yang rusak karena abis kesamber petir sehingga membuat sedikit produktivitas saya agak terganggu karena saya nggak bisa buka internet di laptop dan di PC, dengan terpaksa saya pakai modem punya Bapak saya yang kuotanya terbatas sehingga saya pakai modem itu disayang – sayang banget takut kuotanya habis dan kalau udah mau habis biasanya koneksi internetnya lemot.

Walhasil untuk hari – hari lalu saya memutuskan untuk nggak nge-blog dulu dan malam minggu ini berhubung lagi agak sengga saya sempatin untuk nge-blog pakai modem Bapak, sedikit saya paksa diri untuk nulis memang, karena kalau nggak dipaksa saya nggak akan nulis – nulis dan berkarya deh. Sedikit saya menyapa kalian melalui tulisan yang ringan ini, jangan diambil pusing baca tulisan saya yang ini ataupun tulisan saya yang lainnya karena waktu nulis saya nggak pernah sampai pusing banget karena untuk saat ini menulis masih menjadi hobi saya saja, belum menjadi profesi, semoga suatu saat nanti hobi menulis saya bisa jadi profesi ya, Amin.. Bantu ucap Amin ya sobat 🙂

Judul tulisannya sih lama tak bersua, tapi jadi bingung juga detik ini untuk nulis yang berfokus pada hal yang berkaitan dengan kata bersua. Ya udah lah nulis apa saja yang penting bermanfaat dan nggak nyampah di malam minggu, haha..

Seminggu ini saya bisa dibilang saya lewati dengan suka cita, Alhamdulillah Allah SWT masih memberikan saya nikmat dan karunia sehingga saya masih bisa menikmati hidup dengan senyuman :). Lumayan lah hari Selasa kemarin saya dapat jalan – jalan sambil blusukan ke Bogor waktu nganterin Ibu saya. Naik motor ke Bogor asyik juga walau harus melewati dua kali razia Polisi.

Lalu waktu hari Kamis saya bantuin teman saya untuk bikin video ucapan selamat ulang tahun dan sehabis itu langsung sesi foto – foto deh, haha.. Kamis malam jam 8-an saya mampir ke rumah teman di daerah Pasar Rebo dan kita nyanyi – nyanyi bareng sampai jam 11 malam.

Hari Jum’at ngerjain desain spanduk pesanan Ibu sambil nyicil ngerjain tugas kuliah. Hari Sabtu kuliah belum libur walau sebetulnya hari itu adalah minggu tenang menjelang UTS minggu depan tapi karena ada jam tambahan untuk dua mata kuliah jadi hari itu tetap masuk kuliah seperti biasa. Waktu sabtu pagi saya juga masih sedikit sibuk ngerjain tugas kuliah. Barulah sabtu siang saya berangkat ke kampus dan sewaktu di pertengahan jalan hujan pun turun dengan derasnya tanpa kompromi sedikitpun. Dan hujan siang itu pun menjadi makan siang saya karena kebetulan saya memang belum sarapan dan makan siang.

Sampai di kampus seperti biasa, biasanya saya telat datang, haha.. Maklum, rumah jauh dari kampus dan kadang suka malas jalan ke kampus karena jauh walau ujung – ujungnya juga tetap jalan sih. Diperjalanan bermandi hujan, sampai kampus malah sudah nggak hujan. Biasa lah cuaca sulit ditebak dan diterka sama seperti wanita, #eh.

Di kelas saya mulai sibuk bertanya soal tugas yang dikumpukan waktu UTS dan terkadang saya berbincang tentang hal kekinian dengan teman. Biasa juga lah kalau sudah ketemu teman pasti ada saja yang diperbicangkan.

Waktu pun berlalu begitu cepat, sore pun berganti malam. Sudah malam matahari pun enggan bersinar berganti bulan yang meluapkan cahanya ke bumi. Tapi sepertinya malam ini bulan enggan untuk bersinar, hanya sedikit sambaran petir yang menemani dinginnya malam. Malam tiba masih ada satu beban mata kuliah lagi yang harus saya lalui. Benarkah ini sebuah beban? Nggak juga sih, ini cuma sebuah tanggungan aja kok yang saya jalani dengan senang.

Dipertengahan menunggu mata kuliah berikutnya selepas Maghrib saya dapat pesan dari teman SD saya melalui aplikasi komunikasi yang namanya sudah tidak asing lagi di kalangan pengguna ponsel pintar yang membodohi. Sempat terjadi perbincangan sejenak melalui aplikasi tersebut seningga ia mengajak saya untuk bergabung di grup alumni SD sewaktu saya tinggal di Bandung dulu yang terdapat pada aplikasi tersebut.

Ketika saya sudah berhasil tergabung dalam grup tersebut, saya pun memulai perbincangan dalam lini masa grup tersebut tak lupa saya juga membaca beberapa postingan yang ada dalam grup tersebut. Dan seketika saya pun jadi teringat dengan lirik lagu dari The Adams yang berjudul Konservatif “Dan kita bicara tentang apa saja…” Ya benar di grup itu kita teman alumni berbicara tentang apa saja, tentang kehidupan, tentang masa lalu dan juga tentang masa depan. Setidaknya kecanggihan teknologi ini dapat mendekatkan yang jauh.

Kemudian berlanjut saya masuk kelas mata kuliah malam hingga sekitar jam 8 malam saya sudah keluar kelas. Kelas malam itu memang nggak berlangsung lama hanya sekitar satu jam saja. Akhirnyaaa, saya bisa kembali ke tanah Depok yang saya cintai dengan cepat, tidak begitu larut malam.

Jalanan malam Jakarta kala itu begitu ramai namun masih dalam kondisi yang lancar. Suatu berkah tersendiri bagi warga Jakarta ketika kota ini terbebas dari kemacetan walau hanya dalam hitungan jam saja. Di tengah perjalanan pulang saya pun mencoba untuk memutar otak atau berpikir apapun itu. Bisa dibilang pikiran saya di malam itu sedang dalam kondisi yang sangat rileks. Entah kenapa tiba – tiba terpikir berkeinginan untuk menulis biografi di blog ini. Dan rasanya ingin sekali sesegera mungkin menuliskannya.

Tadinya tekad saya sepulang ke rumah saya akan coba menulis biografi perjalanan hidup saya. Tapi apa daya, hal tersebut sirna sudah ketika hati enggan untuk menuliskannya dan memilih untuk menuliskannya di waktu lain. Yap, target menulis saya berikutnya dalam waktu dekat ini adalah menulis biografi tentang kehidupan saya. Saya sendiri pun terinspirasi dari blog orang lain yang telah lebih dulu mempublikasikan tulisan biografinya. Sepertinya hal yang sangat menarik ketika orang lain dapat mengetahui dan membaca biografi kehidupan kita, sangat keren tentunya menurut saya.

Hmmm.. Ingin menulis apa lagi ya? Saya bingung, hhmm…

Kalau begitu berhubung waktu sudah hampir jam satu malam, saya sudah deh tulisan saya sampai di hampir 1100-an lebih kata. Tulisan ini saya tulisan secara spontan aja kok tanpa ada konsep khusus sebelumnya. So, jangan pernah anggap remeh ya sesuatu yang spontan, sesuatu yang spontan juga bisa menghasilkan karya yang bermanfaat kok 😀

Sengaja memang saya nggak menyertakan gambar apapun dalam tulisan ini supaya kamu bisa berimajinasi tentang momen yang telah saya lalui yang saya tulis dalam tulisan ini. Kemungkinan sih yang bakalan baca tulisan seperti ini biasanya pasti yang memiliki minat baca tinggi walaupun tanpa ada gambar penguat cerita sekalipun, IMHO 😀 Anggap aja ketika kamu baca tulisan saya ini bagaikan kamu sedang membaca novel, hahahaha 😛

Semoga tulisan ini bisa menginspirasi dan bermanfaat ya.. Terimakasih sudah mampir membaca 🙂

 

Rizqi shambu

Muhammad Rizqi also know as "shambu." Graphic designer, photographer, video editor, creativepreneur & blogger / writer since 2011, based in Depok, West Java, Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.