Under Exposure Yang Penuh Makna di 112

Assalamu’alaikum dan selamat jumpa kembali 🙂

Mungkin orang akan bertanya-tanya tentang foto ini, foto apakah ini sebenarnya. Karena memang foto ini adalah foto yang sangat over exposure sekali dalam pencahayaannya sehingga terlihat sangat tidak jelas.

Melihat foto yang gambarnya cukup jelas saja orang bisa berekspektasi macam-macam tentang foto tersebut, apalagi foto yang tidak begitu jelas apa yang terabadikan didalamnya.

Aksi Bela Islam 211.
Foto under exposure dalam aksi bela Islam 211 oleh shambustory.com.

Namun dibalik over-nya pencahayaan dalam foto ini, sejatinya menyimpan / memiliki berjuta makna. Adalah peristiwa aksi bela Islam “211” yang sebetulnya makna dibalik foto ini.

Ya, foto ini memang sengaja saya ambil untuk mewartakan dan mengabadikan keriuhan jutaan umat manusia yang saat itu tumpah ruah memadati Masjid Istiqlal dan sekitarnya di Jakarta dalam mengikuti aksi bela Islam pada tanggal 2 Februari 2017 yang jatuh di hari Sabtu tersebut yang ketika itu berada tepat di sekeliling atau sekitar saya.

Rasanya setting-an kamera sudah ok pada saat itu. Lalu saya tekan tombol shutter kamera untuk menjepret. Cekrek, begitu bebunyian yang keluar dari kamera ketika gambar terabadikan. Dan setelah gambar berhasil terabadikan ternyata hasil gambarnya terlalu berlebihan pada pencahayaannya alias over exposure karena setting-an ISO yang terlalu tinggi, hmm ahh sudahlah.

Baca juga: Tarawih di Masjid Istiqlal

Dari salah satu foto hasil jepretan saya yang under exposure ini saya coba sedikit olah digital supaya gambar tetap memiliki sedikit kesan yang menarik versi saya.

Hal yang tersirat dari foto ini dan intisari yang bisa diambil dari dibalik peristiwa yang mungkin tidak tergambarkan dalam foto ini adalah bahwasanya aksi bela Islam 211 yang dilaksanakan terpusat di Masjid Istiqlal ini menandakan begitu solidnya umat Islam dalam membela agama dan Kitab Sucinya yang belakangan ini Islam tengah dipecah belah, diadu domba dan dinista oleh banyak pihak, salah satunya adalah kasus penistaan agama Islam yang dilakukan oleh calon Gubernur DKI Petahana, Ir. Basuki Tjahja Purnama, MM. Alias Ahok saat berpidato dalam kunjungan kerja di Kepulauan Seribu.

Dengan melihat jamaah atau umat Islam yang tumpah ruah di wilayah yang jaraknya sangat tidak jauh dari kawasan ring satu atau Istana Presiden ini menandakan pula bahwa Islam adalah agama yang sangat berbanding terbalik dengan apa yang sering diberitakan oleh media mainstream yang sekuler dan anti Islam kalau Islam itu teroris lah dan hal-hal ataupun stigma negatif lainnya yang kerap ditujukan kepada Islam namun disini hal itu berhasil terbantahkan.

Disini kita berhasil menunjukkan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang damai, agama yang penuh toleransi, menjujunjung tinggi kegotong royongan dan kebhinekaan, agama yang umatnya sangat mencintai NKRI dengan sepenuh hati dan hal-hal baik dan positif lainnya yang sudah sepantasnya kita sebagai hamba Allah SWT ini mencintai agama ini dengan sepenuh hati melebihi cinta kita terhadap NKRI ini.

Terakhir sebelum saya tutup tulisan ini. Mungkin sudah barang tentu bagi orang lain foto dengan hasil seperti ini tidak memiliki arti sama sekali. Namun bagi saya tidak semua hasil foto yang notabene masuk kategori under exposure itu tidak memiliki makna sama sekali. Tidak pula semua hal yang mungkin tanda kutip kurang bagus itu tidak memiliki manfaat sama sekali.

Disini saya berusaha untuk menggali makna yang tersimpan dibalik foto yang mungkin akan diekspektasikan berbeda-beda oleh banyak pasang mata yang mellihat foto ini.

Semoga kita tetap bisa menjaga semangat “112” dalam kehidupan kita sehari-hari dan semoga kita menjadi pribadi yang dapat menginspirasi bagi sesama manusia dalam berkehidupan.

Terimakasih sudah mampir membaca dan berkunjung di blog shambustory.com.

Wassalamu’alaikum.

Rizqi shambu

Muhammad Rizqi also know as "shambu." Graphic designer, photographer, video editor, creativepreneur & blogger / writer since 2011, based in Depok, West Java, Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.