Dukungan Penuh Untuk Ini!

Green

“Meskipun saluran irigasi kini telah dirusak supaya sawah kering dan petani seperti saya menjual lahannya, namun saya tetap tidak akan menjualnya. Saya telah survey dan saksikan sendiri di Cilacap dan Jepara, bagaimana dampak buruk PLTU Batubara pada masyarakat dan lingkungan sekitar, dan saya tidak mau desa saya, kampung halaman saya, kesehatan anak cucu saya, rusak oleh PLTU Batubara Batang, tak peduli ancaman, desakan hingga fitnah yang selama 4 tahun tidak pernah berhenti saya dapatkan. Meskipun telah diresmikan Presiden Joko Widodo tanpa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat kami, saya dan pemilik lahan lainnya biar bagaimanapun akan terus menggugat keputusan Gubernur Jawa Tengah ke pengadilan karena mengambil lahan petani dengan sewenang-wenang untuk proyek swasta ini.
Kalau kita telah melihat dan merasakan sendiri bagaimana dampak buruk dari PLTU Batubara, sampai kapanpun kita pasti tidak akan bisa katakan iya untuk PLTU Batang ini” – Ustad Karomat – Petani Pemilik Lahan di Batang

Saat ini masyarakat Batang terus melawan rencana pembangunan PLTU Batubara Batang perusak lingkungan dengan menggugat ke pengadilan atas keputusan Gubernur Jawa Tengah yang mengambil lahan pertanian mereka secara paksa. Dukung perjuangan masyarakat Batang diĀ http://grnpc.org/IgDuK

Ketahui kontroversi di balik proyek 35.000 MW di http://bit.ly/1GjPg2p dan dukung pembangunan Indonesia yang berkelanjutan, bukan yang merusak.

Sumber: Greenpeace Indonesia

Rizqi shambu

Muhammad Rizqi also know as "shambu." Graphic designer, photographer, video editor, creativepreneur & blogger / writer since 2011, based in Depok, West Java, Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.