Duka Indonesia: Wafatnya Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal

mustafa-yakub-shmb

Innalillahi wa Innailaihi Rooji’un.

Telah berpulang ke Rahmatullah Prof. KH. Ali Mustafa Yaqub mantan Imam Besar Masjid Istiqlal, Jakarta pada Kamis, 28 April 2016 kemarin setelah dikabarkan Beliau sempat dirawat di Rumah Sakit Hermina Ciputat, Tangerang Selatan.

Berita duka ini saya dapat atau saya ketahui dari beberapa akun Instagram komunitas / organisasi dakwah islam maupun juga para pemuka agama / Ustadz yang kebetulan saya follow akun IG mereka. Dan berikut ini adalah beberapa postingan di Instagram mengenai kabar / berita duka dari Alm. Pak Ali:

Mhn doa u beliau. Wafat. Shalatkan ghaib nanti pas zuhur berjamaah ya. Di semua masjid… Mksh ya…

A photo posted by Yusuf Mansur (@yusufmansurnew) on

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ اْلأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّارِ . . . “Ya Allah! Ampunilah dia berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri (atau suami) yang lebih baik daripada istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.” (HR. Muslim no. 963) .. .. .. *kembali kami posting

A photo posted by teladan rasul (@teladan.rasul) on

Diantara musibah terbesar di negeri ini adalah kehilangan ulama besar yang senantiasa istiqomah menegakkan kebenaran.

A photo posted by Indonesia TanpaJIL (@tanpajil) on

Mendengar kabar duka tersebut, tetiba saya kembali teringat dan mencoba flashback ke satu tahun yang lalu dimana saya sempat mendegarkan ceramah Beliau sewaktu Shalat Tarawih di Masjid Istiqlal. Tulisan yang berjudul Tarawih di Masjid Istiqlal menjadi saksi bisu pengalaman saya dalam melewati malam Ramadhan 2015 di pekan pertama dengan mendengarkan dan menyaksikan ceramah Beliau yang sarat akan makna, ilmu serta hal positif lainnya.

IMG_5979
Dengan hikmat, para jama’ah Masjid mendengarkan ceramah Beliau, Prof. KH. Ali Mustafa Yaqub. Masjid Istiqlal, 2015.

Kini guru bangsa kita telah berpulang kepangkuan Allah SWT untuk selama-lamanya. Kepada para sahabatku seiman khusunya para pembaca dan pengunjung blog shambustory.com sekalian, marilah kita sama-sama bermunajah dan mengirimkan do’a untuk Beliau. Semoga amal ibadah Beliau diterima di sisi Allah SWT dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan dan kesabaran. Semoga Allah SWT memberikan tempat yang mulia disisi-Nya, Insya Allah Amin.

Terimakasih Alm. Prof. KH. Ali Mustafa Yaqub atas ilmu yang telah engkau berikan dengan tulus dan ikhlas kepada kami masyarakat Indonesia.

Al – Fatihah untuk Prof. KH. Ali Mustafa Yaqub.

Terimakasih, Wassalamu’alaikum.

Rizqi shambu

Muhammad Rizqi also know as "shambu." Graphic designer, photographer, video editor, creativepreneur & blogger / writer since 2011, based in Depok, West Java, Indonesia.

Has one comment to “Duka Indonesia: Wafatnya Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal”

You can leave a reply or Trackback this post.

Leave a Reply

Your email address will not be published.