Commuter Line Tujuan Pondok Cina-Stasiun Kota

Ya! Alhamdulillah bisa kembali nulis lagi 🙂

Alhamdulillah, hari Senin lalu saya berkesempatan menjajal naik kereta Commuter Line (KRL) setelah sekian lama enggak naik, hehe..

Waktu itu saya lagi mau ke Pasar Asemka di Jakarta Kota untuk survey barang. Kebetulan saya ke sana ditemani Ibu saya, akhirnya saya berdua memutuskan naik kereta saja ke sana dari Depok.

Jam dua siang akhirnya kami berangkat dari rumah dan perjalanan pun dimulai..

Kendaraan pun saya pacu dengan agak kencangnya kala itu demi bisa sampai stasiun dengan waktu yang tidak terlalu lama soalnya saat itu kan saya baru berangkat jam 2 dan khawatir sampai sana malah enggak dapat apa-apa lantaran tokonya sudah pada tutup.

Cuaca hari Senin yang tidak begitu panas kala itu akhirnya telah membawa kami sampai di stasiun Pondok Cina, Depok, Jawa Barat yang letaknya diapit oleh dua kampus tersohor di kota Depok, Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Gunadarma.

Setiba di aera stasiun, saya pun agak bingung harus mencari tempat parkir sebab untuk dapat parkir di area utama stasiun kita mesti memiliki kartu e-money untuk bisa masuk area parkir sedangkan area parkiran motor yang dikelola oleh umum yang letaknya di seberang stasiun sudah terisi penuh.

Hampir saja enggak bisa parkir gegara sepertinya saya dan ibu saya enggak punya kartu yang seperti itu, tapi beruntung setelah ibu saya ngecek dompet ternyata ada kartu serupa yang bisa dipakai untuk bisa membuka palang pintu masuk tempat parikir, Alhamdulillah Allah SWT memang baik hati 🙂

Parkir motor sudah, kaki ini mulai melangkah menuju halaman depan stasiun yang kemudian membeli tiket kereta menuju arah Stasiun Jakarta Kota.

Hanya dengan membayar Rp.13.000,- kita sudah bisa menaiki kereta api sampai dengan tempat tujuan. Kalau enggak salah sih 10 ribu nya untuk menebus kartu masuk stasiun atau naik kereta api dan 3 ribunya untuk biaya perjalanannya. Saya enggak begitu paham sekali soal tarif kereta api tiap jurusan / perjalanan berapa yang pasti dengan merogoh kocek sebesar itu saya sudah bisa sampai di Stasiun Kota, maklum saya bukan pengguna aktif kereta Commuter Line.

Yang unik disini, uang 10 ribu yang kita bayarkan sebagai biaya kartu tadi  bisa kita ambil kembali atau kita refund lagi ketika kita telah selesai melakukan perjalanan, kalau dihitung-hitung biaya perjalanan dari Depok menuju Jakarta Kota hanya 3 ribu saja, lumayan cukup terjangkau.

Makannya enggak heran kalau kereta Commuter Line sekarang ini jadi moda transportasi yang cukup menjadi primadona karena harganya yang cukup terjangkau dan bebas macet walau mesti berdesak-desakan dengan ratusan bahkan mungkin ribuan manusia dalam gerbong kereta di jam-jam sibuk.

Karena ini merupakan first experience saya dalam menggunakan moda transportasi kereta setelah terjadi banyak perubahan dalam manajemen dan sistem transportasi ini yang saya suka dengar dan baca di berbagai media, saya pun enggan untuk melewatkan kesempatan emas saya berpejalanan menggunakan Commuter Line ini, maka sebelum berangkat saya pun sudah memperisapkan membawa kamera DSLR untuk hunting foto selama di perjlanan kereta.

Tiket pun terbeli dan kaki berlapis sepatu van tovel ini kembali melangkah menuju peron atau bagian dalam stasiun. Disitu saya memulai keliaran saya dalam mengarahkan jemari tangan untuk membidik dan mengabadikan momen langka dengan kamera DSLR bermerek Canon.

Iya, saya adalah pengguna Canon, tapi sayang saya ini bukan pengguna setia Canon sebab sebelumnya saya pakai kamera Sony, haha 😛

Dimulai dari ketika saya menunggu kereta tiba, saya mata saya berfokus dan tertuju pada bidikan momen apa saja yang ada di sekitar saya berada..

Penasaran dengan fotonya? Ini dia spesial buat kamu, iya kamu.. Kamu yang kumisnya tebal tapi berhijab, #ehkok…

All photos copyright www.shambuimaji.com

Nah itu tadi galeri karya foto hasil jepretan saya saat sedang menunggu kereta Commuter tujuan Jakarta Kota tiba dari arah Bogor di stasiun Pondok Cina.

Lumayan seru juga yah nunggu kereta datang bisa sambil hunting foto yang akhirnya bisa jadi portofolio dan hasil karya hehe..

Tak berapa lama kemudian kereta dari arah Bogor pun tiba, lalu pengalaman apa lagi ya yang saya dapat di dalam gerbong kereta tujuan Jakarta Kota ini? Tunggu kisah selanjutnya yaaa,…

Jangan bosan untuk menunggu tulisan saya selanjutnya tentang perjalanan saya menggunakan kereta di dalam kota dan tulisan saya lainnya serta jangan lupa subscribe dan pantengin blog shambustory ini yaa untuk mendapatkan tulisan terbaru dari saya 🙂

Terimakasih, semoga bermanfaat dan semoga menginspirasi..

Salam 😀

P.S

Dilarang menggunakan dan mengambil foto karya shambustory.com tanpa seizin pemilik blog, terimakasih.

Rizqi shambu

Muhammad Rizqi also know as "shambu." Graphic designer, photographer, video editor, creativepreneur & blogger / writer since 2011, based in Depok, West Java, Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.